Ini Bahayanya Jika Ibu Hamil Jarang Periksa Kehamilan!

Ini Bahayanya Jika Ibu Hamil Jarang Periksa Kehamilan!

Masa kehamilan merupakan tidak benar satu jaman paling mutlak di 1.000 hari pertama kehidupan Si Kecil yang wajib diperhatikan untuk menegaskan Si Kecil tumbuh sehat dan cerdas nantinya. Maka, bagi para ibu yang sedang merintis jaman kehamilan atau merencanakan kehamilan, kontrol kehamilan secara teratur benar-benar mutlak untuk dilakukan.

Namun sayangnya, tak sedikit ibu yang melewatkan kegiatan kontrol kehamilan ini bersama dengan beragam alasan. Padahal kontrol kehamilan atau antenatal care (ANC) mampu menopang dokter untuk paham kondisi kebugaran tubuh ibu dan janin, sehingga hal-hal buruk yang bisa saja terjadi terhadap ibu dan calon bayi mampu dicegah.

Apa bahayanya jikalau Moms jarang memeriksakan kehamilan?
Menurut sebuah penelitian, ibu yang jarang memeriksakan kehamilan berisiko tiga kali lebih tinggi untuk melahirkan bayi bersama dengan berat rendah dan bayi lima kali lebih bisa saja untuk meninggal, dibandingkan bersama dengan bayi yang lahir dari ibu yang teratur memeriksakan kondisi kehamilannya.

Sedangkan ibu yang melakukan kontrol kehamilan secara teratur justru mampu tingkatkan kesempatan untuk merintis kehamilan yang sehat. Sejalan bersama dengan perihal ini, Kementerian Kesehatan RI pun mengutamakan bagi tiap-tiap calon ibu dan ibu hamil untuk teratur memeriksakan kehamilannya Pemeriksaan Kehamilan Awal .

Berapa kali Moms wajib memeriksakan kehamilan?
Dalam Permenkes No. 25 tahun 2014 Pasal 6 ayat 1b, Kemenkes RI memberi saran tiap-tiap ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya secara berkala setidaknya empat kali. Berbeda bersama dengan Kemenkes RI, melalui pedoman barunya terhadap 2016 lalu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) justru memberi saran tiap-tiap ibu hamil untuk melakukan kontrol kehamilan setidaknya delapan kali.

Meski demikian, ke-2 himbauan berikut mirip baiknya. Dengan melakukan kontrol kehamilan secara teratur, dokter mampu menopang mencegah ibu mengalami komplikasi kehamilan, memantau kebugaran janin, mengimbuhkan informasi yang wajib dan tak wajib dilakukan sepanjang hamil, dan juga menopang ibu menyiapkan kelahiran.

Baca Juga : Mencegah Risiko Keguguran

Apa saja yang dilakukan sementara kontrol kehamilan? klinik kandungan di bekasi
Umumnya perihal yang akan dilakukan sementara kontrol kehamilan tergantung terhadap usia Moms sementara hamil, riwayat kebugaran Moms atau keluarga, atau berdasarkan hasil tes teratur Anda. Jika Moms dicurigai miliki risiko terkait kondisi kebugaran tertentu, maka bisa saja Anda akan diminta untuk melakukan beragam tes kebugaran yang terkait untuk menegaskan diagnosisnya.

Pada kontrol selanjutnya, klinik usg terdekat dokter akan tetap memantau kondisi kebugaran Moms dan menegaskan bayi Anda tumbuh cocok bersama dengan yang diharapkan. Selain itu, dokter termasuk bisa saja akan mulai menghitung tanggal kelahiran Si Kecil. Tak lupa, dokter termasuk akan mengatakan pentingnya pemenuhan nutrisi sementara kehamilan, langkah mengatur pola makan, dan langkah menerapkan pola hidup sehat sepanjang jaman kehamilan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *